Kasus kaburnya Khadafi Abd Majid (28) dari Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas III A di jalan Prestasi, Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan, Selasa 17 November 2015 diwarnai kejadian aneh.
Kepala Lapas Kelas III A Bontang, Tony Martono mengatakan dinding lapas setinggi 6 meter dapat dilaluinya dengan mudah, bahkan usai melompat Khadafi masih dapat berlari kencang ke arah motor yang telah menunggu dirinya.
KLIK JUGA: Awas, Ada Tahanan Lapas III Bontang Kabur
“Saya tak habis fikir, tingginya tembok mencapai 6 meter dia bisa lompat tidak kenapa-kenapa. Masih bisa lari kencang lagi,” kata dia.
Tidak hanya itu, keanehan kembali terjadi saat Khadafi dan wanita yang menjemputnya kabur dengan mengendarai motor jenis matic. Pasalnya, petugas yang mengejar dengan dua motor nyaris menangkap keduanya, tetapi sekira berjarak 1 meter tiba-tiba kendaraan kedua sipir macet.
“Petugas kami sudah kejar mereka, ehh jarak sisa satu meter lagi tiba-tiba motor keduanya mati,” tambahnya.
Menurutnya kejanggalan tersebut menjadi tanda tanya bagi dirinya, pasalnya sejumlah kejadian aneh mengiringi proses kaburnya Napi tahanan penghuni Blok Nusantara I lantai 1 tersebut.
Sebelumnya, Seorang tahanan Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas III A Bontang berhasil melarikan diri, Selasa 17 November 2015 siang tadi. Narapidana kasus Narkotika yang diketahui bernama Khadafi Abdul Majid (28) tahun asal Kampung Sidrap, Desa Martadinata, Kecamatan Teluk Pandan berhasil kabur dengan memanjat tembok setinggi 6 meter. (*)
--klikbontang--
