Presiden Datang ke Bontang, Penembak Jitu Disiapkan


Pengamanan ekstra ketat dipastikan akan dilakukan pihak keamanan gabungan antara TNI dan Polri saat Presiden RI Joko Widodo datang ke Bontang pada Kamis 19 November 2015 besok.

Dari informasi terbaru, ada 1119 personel yang akan diturunkan untuk mengamankan kedatangan Joko Widodo. Dari jumlah itu, nantinya ada puluhan penembak jitu atau sniper yang akan dikerahkan untuk mengamankan Presiden Joko Widodo di Bontang, Rabu 18 November 2015.

Personel sniper itu berasal dari kesatuan TNI dan Polri akan ditempatkan sudut-sudut penting areal kunjungan Jokowi. Jokowi akan meresmikan Pabrik Kaltim V PT Pupuk Kaltim.

Sekadar informasi, biasanya senapan andalan sniper Indonesia adalah senjata yang khusus dibuat PT Pindad dengan jenis SPR-2. Senapan SPR 2 mempunyai kaliber 12,7 mm x 99 mm, dengan panjang senapan 1.755 mm, berat keseluruhan 19,5 kg, panjang barel 1.055 mm dan mempunyai kapasitas peluru antara 5-10 butir.

Rifling atau alur spiral berulir pada bagian dalam laras senjata api ini yakni 8 grooves, RH 381 mm (15”) twist. Kecepatan rata-rata lesatan peluru 900 meter per detik dan jangkauan 2 km. Namun belum diketahui pasti, apakah jenis senjata ini yang akan digunakan para sniper yang akan bertugas besok.

Kapolres Bontang AKBP Hendra Kurniawan yang didampingi Kasubag Humas Polres Bontang Iptu Kalvien mengatakan, pengamanan dibagi dua skenario. Pertama, 700 personel TNI akan langsung menjadi ring 1 atau barisan inti pengamanan Joko Widodo di Bontang.

Personel TNI akan berkordinasi dengan Paspampres untuk mengamankan dari pra dan pasca kunjungan Jokowi di Kota Bontang.

Kedua adalah 419 Polisi, 150 Brimob dan 6 anjing pelacak juga akan ikut menjaga keamanan tempat peresmian dan tempat yang akan diperkirakan menjadi tempat Jokowi blusukan.

Seluruh personel keamanan baik dari TNI atau Kepolisian belum mengetahui rute blusukan Jokowi di Bontang.

“Kami belum mengetahui apakah Jokowi akan berkunjung ke tempat lain atau tidak tetapi kita akan tetap siaga dalam kondisi apapun untuk mengamankan kehadiran Presiden Joko Widodo” kata dia. (*)
--klik bontang--

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.